20 May 2019

Mesir Negara Bersejarah Penuh Pesona

Posted by Edo Sadewo under: Uncategorized .

Mesir Negara Bersejarah Penuh Pesona – Bila membicarakan tentang negara Mesir, yang pertama  kali terlintas dalam pikiran adalah piramida. Sebagai peninggalan jaman Mesir kuno, bangunan berbentuk limas segi tiga ini menjadi magnet utama yang menarik banyak wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Baca juga artikel lain di : http://eds19.student.umm.ac.id/

Sebagai tempat peristirahatan terakhir fir’aun, julukan bagi raja-raja Mesir kuno, piramida menjadi tempat yang sangat berharga. Bukan hanya karena makam tersebut menyimpan banyak harta dan artefak berharga tapi bangunan ini mengandung banyak cerita bersejarah. Tidak sedikit wisatawan yang mendatangi piramida merupakan ilmuwan atau peneliti yang mempelajari struktur dan kisah di balik bangunan megah tersebut.

Piramida terbesar dan yang paling terkenal terletak di Giza. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Sphinx, patung raksasa berkepala manusia dan berbadan singa. Keunikan dari patung raksasa ini adalah adanya fakta bahwa patung Sphinx terbuat dari satu butu utuh. Usianya pun dipercaya sama dengan usia piramida-piramida Mesir lainnya. Sama-sama dibangun di jaman Mesir Kuno.

Kedua lokasi destinasi utama negara Mesir ini berdekatan dengan ibukota, Kairo. Sehingga akan sangat mudah bagi para wisatawan untuk mengunjungi dan menjalajahi tempat-tempat bersejarah tersebut. Namun ketika mendatangi Mesir, ada satu tempat lagi yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Tempat itu adalah sungai terpanjang kedua di dunia, Sungai Nil.

Selain membelah Mesir, sungai yang memiliki panjang sekitar 6650 km ini membelah delapan negara lainnya. Sejak ribuan tahun lalu, sungai Nil telah banyak membantu memakmurkan tanah Mesir. Tapi tahukah kamu, jika sungai ini tidak dibendung akan menyebabkan bencana banjir yang parah?

Lebih banyak tentang bendungan Mesir klik di sini: nyontex.com

Mesir memiliki salah satu bendungan terbesar di dunia. Bendungan yang di buat di sekitaran sungai Nil ini berfungsi untuk menahan laju air sungai ketika sedang tinggi, terutama di musim panas yang terjadi setahun sekali. Sepanjang musim panas, Afrika Timur biasanya menyumbang banyak pasokan air ke sungai Nil.

Bendungan besar di Mesir ini terletak di dekat kota Aswan, sebuah kota yang terletak di selatan Mesir yang sangat sibuk dan merupakan pusat pariwisata. Jaraknya kurang lebih 863 km dari ibukota Mesir, Kairo. Oleh sebab itu, bendungan ini pun dikenal dengan Bendungan Aswan. 

Sebelum bendungan dibuat, air sungai sumbangan itu meluap hingga membanjiri wilayah-wilayah yang bersinggungan dengan sungai Nil. Sebenarnya, banjir tersebut pun membawa manfaat karena airnya mengandung berbagai zat dan mineral yang mampu menyuburkan tanah. Akan tetapi, banjir ini pula membawa dampak kerusakan pada lahan perkebunan dan tempat tinggal warga.

Untuk mengontrol aliran air sungai yang tumpah ruah ini, maka dibangunlah dam atau bendungan. Selain untuk mengontrol aliran air ketika banjir, bendungan ini pun mampu menjadi sumber tenaga listrik. Persediaan air yang terbendung pun dimanfaatkan untuk irigasi lahan pertanian. Dan, sama halnya seperti di Indonesia, bendungan Aswan pun kini menjadi salah satu destinasi wisata.

Seiring berkembangnya populasi dan kebutuhan masyarakat, ada dua bendungan yang dibangun untuk menjaga aliran sungai Nil tetap aman. Bendungan lama atau lebih dikenal dengan Bendungan Rendah Aswan sudah berumur seratus tahun lebih. Sementara bendungan yang baru, dikenal dengan Bendungan Tinggi Aswan, baru mulai dibangun pada tahun 1960an dan rampung pada tahun 1970an.

Dengan dibangunnya bendungan ini, selain memakmurkan wilayah pertanian sepanjang sungai Nil, ia juga mampu menumbuhkan sektor pariwisata. Untuk artikel mengenai informasi bermanfaat lainnya yang lebih lengkap bisa cek di nyontex.com.

Leave a Reply